Sunday, June 21, 2020

Tahukah Anda? Inilah Proses Pengolahan Padi Menjadi Beras


Anda tentu mengenal beras karena pastinya beras menjadi salah satu makanan yang diolah di rumah Anda setiap hari untuk menjadi nasi dan menjadi makanan pokok bagi Anda dan keluarga. Namun Anda mungkin hanya mengetahui info mengenai harga beras Ramos 5 kg dan hal-hal setelah beras tersebut dijual di pasaran.


Pengolahan Padi Menjadi Beras

Namun tahukah Anda bagaimana proses perjalanan beras tersebut sebelum mereka beredar di pasaran? Berikut sedikit penjelasan mengenai proses pengolahan dari padi hingga menjadi beras untuk menambah pengetahuan dan wawasan Anda.

  1. Panen
Setelah padi ditanam dalam beberapa bulan dan melewati beberapa proses selama penanamannya, padi akan sampai pada masa panen. Proses panen padi ini akan dilakukan ketika kadar kelembaban biji padi tersebut hanya tinggal tersisa 25%.

Untuk melakukan proses panen padi ini, umumnya para petani melakukannya dengan menggunakan tangan. Namun ada juga beberapa proses panen yang saat ini sudah menggunakan mesin pemanen padi. Tahapan panen ini juga menjadi tahapan yang cukup penting bagi para petani bahkan ada banyak masyarakat Indonesia yang mengadakan berbagai perayaan dalam menyambut musim panen di wilayah mereka.

  1. Memisahkan gabah dari batang
Setelah selesai dipanen, maka padi berubah nama dan kini disebut menjadi gabah. Namun gabah yang dipanen ini masih menyatu dengan batang padinya atau disebut merang sehingga harus dipisahkan terlebih dahulu. Cara memisahkan gabah ini dilakukan dengan cara dipukul-pukul.

Namun ada juga yang telah menggunakan mesin pemisah gabah yang sudah lebih modern. Jika menggunakan cara tradisional dengan dipukul-pukul, maka hal tersebut tidak bisa dilakukan secara langsung. Petani harus menjemur gabah tersebut terlebih dahulu selama kurang lebih satu minggu hingga gabah bisa menjadi kering.

  1. Pengeringan gabah
Sebelum padi menjadi beras yang Anda lihat di pasar dengan harga beras Ramos 5 kg yang Anda ketahui saat ini, proses selanjutnya yang perlu dilalui oleh beras tersebut adalah proses pengeringan. Proses pengeringan gabah ini akan dilakukan hingga kelembaban gabah mencapai 20 persen.

  1. Penggilingan gabah
Proses penggilingan merupakan proses yang akan memisahkan sekam padi dari beras. Proses penggilingan ini juga terbagi prosesnya berdasarkan beras jenis apa yang akan dihasilkan nantinya. Jika yang dipisahkan hanyalah sekamnya saja, maka beras yang dihasilkan akan berupa beras merah.

Sementara jika proses penggilingan ini akan memisahkan sekam dan juga bekatul, maka beras yang akan dihasilkan adalah beras putih. Dalam proses penggilingan modern, proses ini juga dibagi menjadi dua proses. Proses penggilingan satu tahap yang akan memisahkan sekam dan bekatul bersamaan atau penggilingan dua tahap yang akan memisahkan sekam terlebih dahulu dan barulah memisahkan bekatul.

  1. Pemutihan beras
Setelah digiling, maka gabah sudah berubah menjadi beras. Beras ini kemudian akan mengalami proses pemutihan yang tentunya menggunakan bahan-bahan yang aman. Industri beras biasanya menggunakan bahan-bahan yang aman seperti bubuk glukosa.

  1. Proses akhir
Setelah beras selesai dari proses pemutihan, maka beras tersebut telah memasuki proses akhir. Beras akan ditimbang kemudian akan dikemas pada kemasan-kemasan tertentu dan kemudian akan didistribusikan untuk dijual di pasar, supermarket, ataupun tempat-tempat lainnya yang menjual beras.

Itulah gambaran proses pengolahan dari padi hingga menjadi beras yang sering Anda temui di pasar dan sudah dikemas serta diberi harga yang sesuai seperti harga beras Ramos 5 kg. Sekarang jadi tahu ‘kan bagaimana proses pengolahan dari padi hingga menjadi beras?

No comments:

Post a Comment

Back To Top